Aktuator pada robot

Posted by

Aktuator pada robot adalah motor yang bertanggung jawab untuk pergerakan robot. Robot humanoid yang dibangun sedemikian rupa sehingga mereka dapat meniru pergerakan tubuh manusia, sehingga mereka menggunakan aktuator yang melakukan seperti otot-otot dan sendi, meskipun dengan struktur yang berbeda. Untuk mencapai efek yang sama seperti gerakan manusia, robot humanoid menggunakan aktuator beserta rotari. Aktuator dapat berupa listrik, pneumatik , hidrolik, piezoelektrik atau ultrasonik .

Aktuator Hidrolik dan aktuator listrik memiliki pergerakan yang sangat kaku dan hanya dapat dibuat untuk bergerak dengan cara yang sesuai dengan menggunakan complex feedback control strategies. Sementara listrik aktuator motor tanpa keping lebih cocok untuk kecepatan yang tinggi dan aplikasi beban rendah, sehingga hidrolik beroperasi dengan baik pada kecepatan rendah dan aplikasi beban tinggi.

Aktuator piezoelectric menghasilkan gerakan kecil dengan kemampuan kekuatan tinggi ketika tegangan diberikan. Aktuator piezoelectric dapat digunakan untuk penentuan posisi gerak yang tepat dan untuk menghasilkan maupun penanganan dengan kekuatan yang tinggi atau tekanan dalam situasi statis atau dinamis.

Aktuator ultrasonik dirancang untuk menghasilkan gerakan dalam urutan mikrometer pada frekuensi ultrasonik (lebih dari 20 kHz). Aktuator ultrasonik berguna untuk mengendalikan getaran, aplikasi positioning dan switching cepat.

Pneumatik aktuator beroperasi berdasarkan gas kompresibilitas . Karena dapat meningkat, dapat memperluas sepanjang sumbu, dan dapat mengempis. Jika salah satu ujung tetap, maka yang lain akan bergerak dalam linier lintasan . Aktuator ini digunakan untuk kecepatan rendah dan aplikasi beban rendah / menengah. Aktuator pneumatik terdiri dari : silinder , bellow , mesin pneumatik, motor stepper pneumatik dan otot-otot buatan pneumatik.

Sources : bima.staff.gunadarma.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *